<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog ttg Surabaya</title>
	<atom:link href="http://blogsurabaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogsurabaya.wordpress.com</link>
	<description>ngenali suroboyo soko tulisane blogger</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Aug 2007 10:43:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blogsurabaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog ttg Surabaya</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blogsurabaya.wordpress.com/osd.xml" title="Blog ttg Surabaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blogsurabaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Plat Nomor &#8220;L&#8221;</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/14/32/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/14/32/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 10:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guyonan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/14/32/</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang ngerti gak kenapa kok plat nomor kendaraan di Surabaya di awali huruf L ? Kalau mau tahu jawabannya coba deh pergi ke Kebun Binatang Surabaya, trus liat patung khas kota ini yang terletak tepat didepan pintu masuk Kebun &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/14/32/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=32&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/surabaya.jpg" title="surabaya.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/surabaya.jpg" title="surabaya.jpg"><img src="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/surabaya.jpg?w=500" alt="surabaya.jpg" /></a></p>
<p>Ada yang ngerti gak kenapa kok plat nomor kendaraan di Surabaya di awali huruf L ?<br />
Kalau mau tahu jawabannya coba deh pergi ke Kebun Binatang Surabaya, trus liat patung khas kota ini yang terletak tepat didepan pintu masuk Kebun Binatang, kalau gak mau capek pergi kesana anda bisa melihat photo yang ada diatas.</p>
<p>Dulu, pas ngambil photo ini ada seseorang nyeletuk &#8220;mas, laopo ? mhoto patung lele-boyo ta ?&#8221; -mas, ngapain? ngambil photo patung lele-buaya ya ?-</p>
<p>Kalau diliat2 emang ada benarnya, setelah saya lihat-lihat patung ini gak mirip patung ikan sura(hiu) dan buaya, tetapi lebih mirip ikan lele =], dan karena itulah plat nomor wilayah<br />
Surabaya di kasih initial &#8220;L&#8221; yang mungkin berarti Lele.</p>
<p>Lain halnya dengan Jakarta yang <strong>B</strong>atavia, atau Malang yang <strong>N</strong>galam karena identik dengan boso walikan-nya (bahasa kebalikan).</p>
<p>Tapi terlepas dari benar tidaknya tulisan di atas, sampai saat ini saya belum pernah tahu siapa pengagas dan pembuat patung ini., dan sudah berapa lama &#8220;dia&#8221; berdiri disana. -teguh-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=32&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/14/32/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/surabaya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">surabaya.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taman Prestasi</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/09/taman-prestasi/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/09/taman-prestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 08:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/09/taman-prestasi/</guid>
		<description><![CDATA[Aha.. hanya dengan 1500 Rupiah per orang kita bisa menikmati tepi kalimas yang nyaman. Latar belakang gedung2 bertingkat seakan ingin berkata : Selamat Datang, Anda berada di Surabaya, Kota Metropolis, Nikmati suasananya. Ayunan, mobil berputar dan patung petruk menambah suasana &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/09/taman-prestasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=29&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/prestasi.jpg" title="prestasi.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/prestasi.jpg" title="prestasi.jpg"><img src="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/prestasi.jpg?w=500" alt="prestasi.jpg" /></a></p>
<p>Aha.. hanya dengan 1500 Rupiah per orang kita bisa menikmati tepi kalimas yang nyaman. Latar belakang gedung2 bertingkat seakan ingin berkata : Selamat Datang, Anda berada di Surabaya, Kota Metropolis, Nikmati suasananya. Ayunan, mobil berputar dan patung petruk menambah suasana taman ini memang patut dikunjungi keluarga kecil.</p>
<p>Ruang parkir memang mungkin jadi kendala bagi anda yang berkendaraan roda empat, namun bagi yang bersepeda motor mungkin mudah. Yang pasti setelah anda selesai membayar uang parkir dan tiket masuk, kita bersama akan disuguhkan oleh rangkaian taman yang dengan patung Adipura yang kokoh. Taman ini mengenalkan kepada anak-anak kita bahwa kebersihan itu indah, taman ini memberikan ruang bagi anak untuk memahami bahwa hijaunya dedaunan adalah karunia-Nya yang patut disyukuri dan dinikmati.<span id="more-29"></span></p>
<p>Taman, yang berada dipinggir wisata tirta Kalimas, ini juga menyediakan mainan anak-anak, panggung gembira, serta kuda tunggang untuk dipakai jalan-jalan menikmati indahnya taman. Yang tak kalah menarik, ada perahu motor yang disediakan bagi pengunjung untuk menyusuri Kalimas, tentunya dengan menambah ongkos 2000 rupiah per orang, masih murah bukan.</p>
<p>Memang taman yang terletak di Jalan Ketabangkali ini tampak sepi, di hari-hari biasa, namun di hari libur, taman ini penuh sesak. Ehm, mungkin saran saya bagi keluarga yang memang ingin menikmati udara Surabaya pagi, cocok kesana hari Sabtu, sampai sana jam 7 pas loket baru dibuka, masih sepi dan bisa sepuasnya menikmati indahnya dan segarnya bunga-bungan di taman. Namun bagi yang ingin menikmati semua fasilitas taman prestasi ya.. harus sabar menunggu hingga pengunjungnya agak banyak dech <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>Sampah Kering dan Sampah Basah</strong><br />
Mengajari si kecil untuk membuang sampah , ya di taman ini, disediakan tempat sampah dan sekaligus dibedakan antara sampah kering dan sampah basah. Asyik dech, jogging tracknya juga nyaman, sambil menikmati suasana Kalimas. Ya.. mungkin terbawa juga sama kondisi kota Surabaya yang diciptakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot dibawah Ibu Risma, di mana saat ini ruang-ruang di pusat kota tampak asri, tampak indah dipandang. Dan tentunya produksi oksigen, sebagai hutan kota jadi bener-bener ada <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Yach.. tentunya, taman, yang terletak di sebelah gedung DPRD Kota Surabaya ini akan memberikan banyak ruang harusnya bagi tumbuhnya taman-taman kota lain. Setelah lelah ber-olah raga dan menikmati Kalimas di Taman Prestasi kita bisa lanjutkan perjalanan kita, mlaku-mlaku ning Tunjungan, atau kembali menikmati indahnya pusat kota.</p>
<p>OK, dengan semakin banyak pilihan wisata keluarga  di Surabaya, membuat kita semua semakin sadar bahwa segala sesuatu yang tertata rapi dan dalam manajemen yang serius akan tampak indah. Mari juga kita jadikan taman-taman dirumah kita asri dan hijau, sehingga apa yang dilakukan pemkot Surabaya menjadikan Surabaya Hijau semakin cepat terwujud.</p>
<p>Salam, Unung dan Keluarga.<br />
Taman Pretasi, Sabtu pagi, 4 Agustus 2007</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=29&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/09/taman-prestasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/prestasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">prestasi.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Es Teler Jalan Pacar Keling</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/02/es-teler-jalan-pacar-keling-2/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/02/es-teler-jalan-pacar-keling-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 02:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/02/es-teler-jalan-pacar-keling-2/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, saya diajak seorang rekan untuk menikmati Es Teler paling enak di Surabaya. Saya sangat penasaran, kayak apa rasa es paling enak di Surabaya itu. Ternyata letaknya ada di warung pinggir jalan di Ujung Jalan Pacar Keling. Ada &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/02/es-teler-jalan-pacar-keling-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=26&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1360/980923868_d31743dedb_m.jpg" alt="Es Teler" align="left" vspace="20" />Beberapa waktu lalu, saya diajak seorang rekan untuk menikmati Es Teler paling enak di Surabaya. Saya sangat penasaran, kayak apa rasa es paling enak di Surabaya itu. Ternyata letaknya ada di warung pinggir jalan di Ujung Jalan Pacar Keling. Ada dua atau tiga penjual disitu, dan beberapa penjual makanan lain seperti soto ayam dan bakso.</p>
<p>Ya, ternyata memang enak, ada rasa durian di kuahnya, dan yang paling penting buahnya sangat buanyak dan beraneka ragam. Apel, nangka, melon, mangga, sawo, degan dan sebagainya. Tumplek bleg dalam satu mangkuk berukuran jumbo. Karenanya, jika anda ingin ke sana, saya sarankan jangan makan dulu agar perut anda muat.</p>
<p>Saya kira ini adalah makanan sehat, karena komposisinya adalah buah-buahan sehat, hanya saya kurang tahu dengan komposisi kuahnya. Dan harga enam ribu rupiah tidak bisa disebut mahal untuk semangkuk es teler yang katanya paling enak di Surabaya itu.</p>
<p>Lokasinya bisa dilihat di <a href="http://www.wikimapia.org/#lat=-7.259046&amp;lon=112.756376&amp;z=18&amp;l=0&amp;m=a&amp;v=2">Wikimapia</a></p>
<p>Mmm Mak Nyus.<br />
(achedy)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=26&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/08/02/es-teler-jalan-pacar-keling-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/510c170cbe1af1eafc94be8c431bb9ed?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">achedy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm2.static.flickr.com/1360/980923868_d31743dedb_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Es Teler</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pasar Turi Kebakaran</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/27/pasar-turi-kebakaran/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/27/pasar-turi-kebakaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 15:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/27/pasar-turi-kebakaran/</guid>
		<description><![CDATA[Sedih mendengar Pasar Turi terbakar. Tentu lebih sedih lagi para pedagang yang mempunyai stan disana. Semua masyarakat Surabaya juga sedih sekaligus kaget, kok bisa separah itu, padahal kan dekat dengan PMK, hanya beberapa puluh meter saja. Pasar Turi menjadi tumpuan &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/27/pasar-turi-kebakaran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=21&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/p7280047.jpg" title="p7280047.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/p7280047.jpg" title="p7280047.jpg"><img src="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/p7280047.jpg?w=500" alt="p7280047.jpg" /></a></p>
<p>Sedih mendengar Pasar Turi terbakar. Tentu lebih sedih lagi para pedagang yang mempunyai stan disana. Semua masyarakat Surabaya juga sedih sekaligus kaget, kok bisa separah itu, padahal kan dekat dengan PMK, hanya beberapa puluh meter saja.</p>
<p>Pasar Turi menjadi tumpuan perdagangan Surabaya, juga Jawa Timur, bahkan Kawasan Timur Indonesia. Banyak barang-barang yang dikulak dari situ. Beberapa kali saya pernah berkunjung ke sana dan membuktikan barang-barang disana memang murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan di pasar modern.</p>
<p>Kondisinya memang tidak beda dengan pasar grosir dan pasar tradisional di tempat yang lain. Lorong-lorong yang sempit, barang yang bertumpuk dimana-mana dan undara yang pengap.<span id="more-21"></span></p>
<p>Ketika musim hujan tiba, pedagang di lantai bawah harus siap mengemasi barang dagangannya karena bisa jadi banjir segera tiba. Saya pernah mengalami bagaimana pedagang ribut mengamankan barangnya agar tidak basah terkena air bah.</p>
<p>Barang dagangan di Pasr Turi kebanyakan terbuat dari kain atau plastik yang mudah terbakar. Apalagi dalam jumlah yang banyak dan saling berdekatan. Begitu ada penyulut, api cepat menyebar.</p>
<p>Semoga bisa cepat teratasi dan cepat berbenah kembali. Yang lebih penting, semoga ini menjadi pelajaran kita semua. Pemerintah, pedagang, masyarakat, pengelola harus bersama-sama bagaimana agar tidak ada lagi pasar yang terbakar. <strong>&lt;imam&gt;</strong></p>
<p><em>foto terkait bisa dilihat di <a href="http://be2ny.multiply.com/photos/album/87">http://be2ny.multiply.com/photos/album/87</a></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=21&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/27/pasar-turi-kebakaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/08/p7280047.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">p7280047.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Banca&#8217;aan</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/18/bancaaan/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/18/bancaaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 13:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/18/bancaaan/</guid>
		<description><![CDATA[Banca&#8217;aan. Dalam bahasa jawa banca&#8217;aan punya arti sakral. Dihubung-hubungkan dengan makna kehidupan, sejak (menandai) kelahiran hingga (menandai) saat kematian. Bahkan ketika seseorang masih dalam kandungan sudah ditandai dengan banca&#8217;aan. Ada yang menyebut mitoni. Kemudian ketika sang jabang bayi lahir ada &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/18/bancaaan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=19&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blogsurabaya.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/inlinepopups/images/spacer.gif" align="right" height="1" width="1" /></p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.dropshots.com/photos/330802/20070718/120151.jpg" /></p>
<p><em>Banca&#8217;aan</em>. Dalam bahasa jawa<em> banca&#8217;aan</em> punya arti sakral. Dihubung-hubungkan dengan makna kehidupan, sejak (menandai) kelahiran hingga  (menandai) saat kematian. Bahkan ketika seseorang masih dalam kandungan sudah ditandai dengan <em>banca&#8217;aan</em>. Ada yang menyebut <em>mitoni.</em> Kemudian ketika sang jabang bayi lahir ada <em>banca&#8217;aan</em> lagi, namanya <em>mudun</em> <em>lemah</em> (anak yang baru menginjakkan kaki ke tanah).</p>
<p>Masih ada sederetan <em>banca&#8217;aan</em> lagi ketika seseorang harus menjalani kehidupan di muka bumi sampai di akhir hayatnya alias menghembuskan nafas. <em>Banca&#8217;aan</em> pun ternyata masih berkelanjutan, namanya <em>banca&#8217;aan</em> memperingati 7 (tujuh) hari, 40 (empat puluh) hari, 100 (seratus) hari dan seterusnya, sampai 1000 (seribu) hari.<span id="more-19"></span></p>
<p>Sebenarnya makna <em>banca&#8217;aan</em> di sini cuma sebuah tradisi yang maknanya memperingati atau merayakan sesuatu dengan maksud mengenang jati diri seseorang, tentu disertai harapan dan doa kepada Sang Maha Pencipta agar diberikan Karunia Rahmat. Dengan adanya <em>banca&#8217;aan</em> seolah-seolah antara hidup dan Dzat Pemberi Kehidupan <em>“nyambung”</em>.</p>
<p>Dulu di kampung saya (waktu kecil) ada banyak <em>banca&#8217;aan</em> yang dilakukan oleh komunitas penduduk se kampung. <em>Banca&#8217;aan Muludtan</em> (memperingati Maulid Nabi), <em>banca&#8217;aan 17-an</em> (memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia) dan sebagainya. Di beberapa daerah atau desa ada banyak banca&#8217;aan untuk sekedar menjalankan tradisi.</p>
<p>Dalam konteks tertentu saya senang. Senangnya apa? Bisa kumpul-2 warga, terutama sesama anak-anak. Lantas seneng juga kalo sedang rebutan jajan pasar, nasi kuning. Biasanya <em>banca&#8217;aan</em> massal kayak gitu masing-masing penduduk membawa masakan sendiri-sendiri untuk kemudian ditukar dengan bawaan penduduk yang lain. Jadi dalam situasi dan suasana tertentu <em>banca&#8217;aan</em> diartikan bersenang-senang, tetapi dalam kata lain diartikan sedang susah (kalau memperingati hari kematian).</p>
<p>Sekarang saya melihat <em>banca&#8217;aan</em> dalam arti lain. <em>Banca&#8217;aan</em> bisa diidentikan dengan pesta, dengan suasana penuh kemeriahan. Di koran malah (sering) ada berita tindakan korupsi yang dilakukan bersama-sama (dilakukan banyak orang) disebut dengan <em>banca&#8217;aan</em>. Ada <em>banca&#8217;aan</em>  kas desa, artinya uang yang ada di kas desa dikorup. Ada <em>banca&#8217;aan</em> dana non budgeter, artinya dana non budgeter tersebut ludes dikorup rame-rame. <strong>&lt;arifin<em>&gt;</em></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=19&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/07/18/bancaaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/inlinepopups/images/spacer.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.dropshots.com/photos/330802/20070718/120151.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Mangkrak</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 05:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/</guid>
		<description><![CDATA[Adistana, Ngagel Foto by Teguh Seperti tidak mau kalah dengan Jakarta, Surabaya ingin berkembang menjadi kota besar. Sebagai tandanya dibangunlah gedung-gedung tinggi dan pusat perbelanjaan modern. Hanya dalam hitungan beberapa tahun saja, sudah berdiri banyak gedung dan pusat perbelanjaan menambah &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=17&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table align="center">
<tr>
<td valign="bottom">
<p align="right"><strong><font size="1">Adistana, Ngagel<br />
Foto by Teguh</font></strong></td>
<td><a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/18/" rel="attachment wp-att-18" title="gedung.jpg"><img src="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/06/gedung.jpg?w=500" alt="gedung.jpg" /></a></td>
</tr>
</table>
<p>Seperti tidak mau kalah dengan Jakarta, Surabaya ingin berkembang menjadi kota besar. Sebagai tandanya dibangunlah gedung-gedung tinggi dan pusat perbelanjaan modern. Hanya dalam hitungan beberapa tahun saja, sudah berdiri banyak gedung dan pusat perbelanjaan menambah jumlah koleksinya. Belum disebut metropolitan jika belum banyak berdiri pencakar langit yang tinggi menjulang, belum lengkap pula jika belum ada mall-nya.</p>
<p>Tetapi di tengah perjalanan, banyak gedung dan mall yang belum selesai pembangunannya, banyak pula yang memang sengaja tidak diselesaikan karena tersangkut masalah. Bangunan-bangunan tesebut antara lain terletak di JL. Panglima Sudirman, Jl. Tunjungan, Embong Malang dan yang terbaru bangunan mall di Ngagel.</p>
<p>Pemerintah kota merasa terganggu dengan itu. Bangunan-bangunan yang sedianya menjadi tanda kemodernan kota berubah menjadi perusak pemandangan. Dan yang lebih membuat gerah, pembangunan gedung dan mall mengorbankan gedung-gedung tua yang menjadi cagar<span id="more-17"></span> budaya seperti gedung bekas RS Mardi Santoso dan Stasiun Semut. DPRD pun berang, pemegang hak pembangunan gedung dipanggil dan diberi batas waktu penyelesaian. Jika melebihi batas tersebut akan dilakukan pendindakan lebih lanjut.</p>
<p>Sebenarnya Pemerintah Kota sudah memberi solusi, jika memang tidak bisa melanjutkan pembangunannya lebih baik dijual ke pihat lain saja. Hal ini disampaikan oleh Walikota ketika diwawancarai oleh media. Beliau juga menegaskan bawa ia kerap didatangi banyak investor yang tertarik membeli bangunan mangkrak itu.</p>
<p>Kalau ditanya, apakah saya merasa terganggu ? Jawabnya tidak. Saya tidak merasa punya masalah dengan bangunan-bangunan itu meski sedikit menyeramkan jika lewat jalan didepannya. Bagaimana dengan teman-teman ?<strong>&lt;imam&gt;</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=17&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/26/bangunan-mangkrak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/06/gedung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gedung.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Gila</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/20/orang-gila/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/20/orang-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 07:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/20/orang-gila/</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kota Surabaya saat ini sedang menghadapi masalah. Dinas Sosial akan melepaskan sejumlah orang gila dari lingkungan pondok sosial (liponsos) Keputih. Masalahnya, Dinsos tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan dasar penghuni cacat mental tersebut. Sebenarnya sudah ada anggaran yang masuk ke &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/20/orang-gila/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=15&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Surabaya saat ini sedang menghadapi masalah. Dinas Sosial akan melepaskan sejumlah orang gila dari lingkungan pondok sosial (liponsos) Keputih. Masalahnya, Dinsos tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan dasar penghuni cacat mental tersebut. Sebenarnya sudah ada anggaran yang masuk ke liponsos dari program penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), namun dana tersebut sekarang sudah menipis.</p>
<p>“<em>Kalau dana PMKS nanti benar-benar tidak ada, ya bagaimana lagi. Orang-orang -gila- di Liponsos akan dengan terpaksa kami lepaskan</em>,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemkot Surabaya, Mochammad Munief, seperti yang dikutip Surya Online Senin (11/6).</p>
<p>Jumlah orang gila yang ditampung di liponsos Surabaya semakin hari semakin bertambah, ini disebabkan oleh semakin genjarnya Satpol PP dan Kepolosian mengadakan rasia. Orang gila yang saat ini ditampung di liponsos Keputih sebanyak 730 orang. Padahal kapasitas liponsos hanya 150 sampai 200 orang saja.<span id="more-15"></span></p>
<p>Masalah ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh Pemkot Surabaya sendiri, selain masalah dana, sukarelawan dan dokter yang merawat mereka juga tidak mencukupi. Jumlah orang gila sebanyak itu hanya ditangai oleh 2 orang dokter saja. Pemerintah Daerah di sekitar Surabaya dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur juga harus dilibatkan untuk menangani masalah ini, mengingat sebagian besar orang gila tersebut berasal dari luar Surabaya.</p>
<p>Bisa dibayangkan bagaimana kalau Dinsos benar-benar melepas orang gila tersebut, masyarakat Surabaya akan kembali menjumpai mereka berkeliaran di jalan-jalan dan lampu merah, tentu akan sangat meresahkan warga kota selain juga sangat membahayakan bagi keamanan mereka sendiri.</p>
<p>Tetapi kalaupun mereka tetap dibiarkan tinggal di liponsos, Dinas Sosial sudah tidak bisa lagi mengusahakan perawatan dan memberikan terapi penyembuhan lagi, mereka akan dibiarkan begitu saja, dan akan berkurang dengan sendirinya (meninggal). Akhir Maret kemarin orang gila di liponsos berkurang 6 orang, bukan karena sembuh atau dipulangkan tetapi karena meninggal.</p>
<p>Bagaimana menurut teman-teman ?<strong>&lt;imam&gt;</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=15&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/20/orang-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30e4b6eedbad415ea1e94c9b8b53c1ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bukusendiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjual Buah</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/17/penjual-buah/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/17/penjual-buah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jun 2007 00:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogsurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/17/penjual-buah/</guid>
		<description><![CDATA[Waktu menunjukkan pukul 19.00, tapi suasana pasar Keputran sudah penuh sesak dengan para pedagang sayur yang menanti pembeli. Pasar Keputran telah menjadi pusat sayur mayur di Surabaya, berbagai sayur mayur dari penjuru Jawa Timur dikirim ke pasar ini. Belasan tahun &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/17/penjual-buah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=11&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu menunjukkan pukul 19.00, tapi suasana pasar Keputran sudah penuh sesak dengan para pedagang sayur yang menanti pembeli. Pasar Keputran telah menjadi pusat sayur mayur di Surabaya, berbagai sayur mayur dari penjuru Jawa Timur dikirim ke pasar ini. Belasan tahun lalu, beberapa pendatang mencoba mencari peruntungan dengan berjualan di luar pasar. Pembeli yang menemukan komoditas sama dengan harga seperti di dalam Pasar Keputran akhirnya memilih berbelanja di luar. Pedagang di dalam Pasar Keputran yang merasa tersaingi pun memilih berjualan di lapak di luar pasar.</p>
<p>Tidak hanya pedagang sayur saja yang menggantungkan nasib mereka dari keberadaan Keputran, seperti pedagang buah yang mangkal di depan pasar misalnya, sebelum menjadi penjual buah di Surabaya, pria kelahiran Madura ini bekerja sebagai tukang kayu dengan penghasilan bersih 20 &#8211; 35 ribu rupiah/hari, merasa penghasilannya tidak lagi dapat mencukupi kebutuhan keluarga, bapak ini nekat merantau ke Surabaya. Dan, Alhamdulillah dengan pendapatan bersih 50 ribu/hari kebutuhan hidup keluarga di Madura bisa tercukupi, tapi hal ini harus dibayar dengan jarangnya dia bertemu dengan keluarga, Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulud Nabi telah menjadi jadwal tetap untuk beliau bisa pulang dan bertemu dengan keluarga. Tetapi dia khawatir dengan rencana relokasi yang belakangan terdengar&#8230;<strong>&lt;teguh&gt;</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=11&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/17/penjual-buah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/76bff37e87f8b4fc6b54420bd1227a72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">blogsurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nol Kilometer</title>
		<link>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/15/nol-kilometer/</link>
		<comments>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/15/nol-kilometer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jun 2007 01:18:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/15/nol-kilometer/</guid>
		<description><![CDATA[Foto : Taman Bungkul by Teguh Dimanakah letak nol kilometer ? tentu ya di tengah-tengahnya, pusat dari segala arah. Nol kilometer, titik tengah dan pusat Kota Surabaya ada di Taman Bungkul. Dari situlah awal perhitungan jarak ke semua arah dari &#8230; <a href="http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/15/nol-kilometer/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=10&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/06/bungkul_animate.jpg?w=500" alt="panorama" /><br />
<strong>Foto : Taman Bungkul by Teguh</strong></p>
<p>Dimanakah letak nol kilometer ? tentu ya di tengah-tengahnya, pusat dari segala arah. Nol kilometer, titik tengah dan pusat Kota Surabaya ada di Taman Bungkul. Dari situlah awal perhitungan jarak ke semua arah dari Surabaya. Waktu jaman reformasi dan setelahnya, lahan yang banyak ditanami bunga dan pohon itu dijadikan <em>start</em> awal para demonstran menggelar aksinya, sebelum kemudian bergerak menuju Balaikota atau Gedung Grahadi. Nol kilometer mempunyai makna yang sesungguhnya bagi para demonstran itu.</p>
<p>Di taman itu juga terdapat makam Mbah Bungkul, yang juga dikenal dengan sebutan Sunan Bungkul. Konon Beliau adalah mertua dari Sunan Ampel, salah satu sunan yang sembilan (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo" target="_blank">Wali Songo</a>). Banyak peziarah yang datang ke makam itu. Tidak sedikit pula rombongan dari daerah menyempatkan diri berkunjung sebagai pelengkap ziarah Wali Songo.<span id="more-10"></span></p>
<p>Kini Taman Bungkul berubah wajah menjadi taman kota yang modern. Berbagai fasilitas disediakan, mulai tempat untuk duduk santai, arena bermain, tempat lari sampai tempat anak muda beraksi dengan <em>sketboard</em> dan sepeda. Pedagang kaki-lima yang dulu semrawut kini sudah tertata rapi, tidak lagi mengganggu pemandangan tetapi memperindah dan melengkapi Taman Bungkul. Kemoderenannya ditandai dengan adanya akses internet tanpa kabel (<em>hotspot</em>). Sambil duduk santai pengunjung bisa berselancar menjelajah dunia maya.</p>
<p>Ya, atas prakarsa Pemerintah Kota Surabaya dan salah satu BUMN telekomunikasi di Indonesia, dilakukan pemugaran Taman Bungkul.<span class="Apple-style-span" style="font-style:italic;"><span class="Apple-style-span" style="font-style:normal;"> B</span><span class="Apple-style-span" style="font-style:normal;">iaya pemugarannya lebih dari 1 miliar rupiah. Nilai yang sangat besar untuk ukuran proyek pemerintah kata Bambang DH sekalu Walikota saat meresmikan Taman Bungkul yang baru. </span>&#8220;Belum tentu pemerintah sanggup membiayai proyek-proyek seperti ini, makanya pemerintah berharap ada kepedulian dari pihak swasta atau BUMN untuk ikut menyediakan fasilitas umum bagi masyarakat&#8221;<span class="Apple-style-span" style="font-style:normal;"> tambahnya lagi.</span></span></p>
<p>Sebagai masyarakat, kita patut memberikan penghargaan pada swasta atau BUMN yang sudah mewujudkan kepedulian sosialnya, meskipun ini merupakan sebagian tanggung jawabnya. Karena kepedulian itu, kini masyarakat Surabaya bisa menikmati taman kota yang indah. Tetapi yang lebih penting dari itu adalah bagaimana masyarakat bisa ikut merawat dan menjaga taman yang sudah indah ini dengan tidak merusak fasilitas dan wahana yang ada.</p>
<p>Mengapa perlu disampaikan seperti itu ? Karena saat ini sudah ada tanda-tanda kerusakan yang bisa dilihat. Lampu taman sudah banyak yang mati, wahana sudah rompal disana-sini dan sampah tidak dibuang pada tempat yang telah disediakan. Padahal belum berjalan satu tahun sejak diresmikan. Kalau terus terjadi demikian bukan tidak mungkin Taman Bungkul menjadi semrawut dan tidak indah lagi.</p>
<p>Sungguh sayang jika taman yang sudah tertata itu kembali menjadi nol lagi. Biarlah nol itu menjadi miliknya kilometer saja jangan untuk Taman Bungkul. <span class="Apple-style-span" style="font-weight:bold;"><span class="Apple-style-span" style="color:#000080;">-</span></span><span class="Apple-style-span" style="font-weight:bold;"><span class="Apple-style-span" style="color:#000080;">imam-</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsurabaya.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsurabaya.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsurabaya.wordpress.com&amp;blog=1232190&amp;post=10&amp;subd=blogsurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsurabaya.wordpress.com/2007/06/15/nol-kilometer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30e4b6eedbad415ea1e94c9b8b53c1ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bukusendiri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogsurabaya.files.wordpress.com/2007/06/bungkul_animate.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">panorama</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
